Apa Penyebab Inflasi Ekonomi dan Pihak Mana yang

Apa Penyebab Inflasi Ekonomi

Apa Penyebab Inflasi Ekonomi dan Pihak Mana yang Beruntung?

Pasti Anda sudah tidak asing dengan istilah dan penyebab inflasi ekonomi jika paham dengan kondisi keuangan dan pasar saat ini. Namun, sadar atau tidak, tidak semua kalangan merasa bahwa ini adalah hal yang buruk. Bahkan, ada yang beruntung dengan terjadinya inflasi.

Apakah Anda pernah mengalami saat dimana kebutuhan pokok yang biasa Anda beli, tetapi ketika sudah lama tidak membeli, harganya menjadi tidak sama. Ini adalah salah satu contoh kecil dari inflasi. Dan kebutuhan bahan pokok sering kali menjadi sektor yang terdampak.

Masyarakat juga merasa ini adalah salah satu hal yang negatif. Dimana inflasi ini membuat perekonomian kenaikan harga barang dan jasa seiring dengan kenaikan biaya produksi juga. Karena bahan baku dan upah pekerja terus mengalami peningkatan tinggi setiap waktu.

Selain itu, masih banyak lagi yang menyebabkan inflasi ekonomi ini bisa terjadi. Namun, tanpa Anda sadari, ada juga yang memanfaatkan peristiwa ini untuk keuntungan diri sendiri. Padahal jika dilihat ke bawah, masyarakat alami kesulitan berlipat ganda karena inflasi.

Yang Beruntung Alami Penyebab Inflasi Ekonomi

Sebelumnya, Anda mungkin tahu bahwa peristiwa inflasi ekonomi adalah sebuah kerugian. Sementara banyak yang mengalami sedikit manfaat dari inflasi, investor malah menikmati keuntungan jika mereka memiliki aset di pasar yang terkena dampak dari inflasi juga.

Misalnya mereka berinvestasi di perusahaan energi, kenaikan harga saham di pasar itu juga akan ikut bergerak naik. Ini karena lonjakan hasil produk dari energi akibat inflasi ini. Sehingga perusahaan cenderung menahan harga dan menjual aset yang dimiliki di harga puncak.

Dengan kata lain, inflasi telah berhasil memberikan bisnis kekuatan jika mereka masih memiliki kaitannya dengan sektor yang alami peristiwa inflasi itu. Biaya produksi juga akan meningkat memang, tetapi permintaan yang besar akan membuat harga semakin naik.

Apa Saja Penyebab Inflasi Ekonomi Secara Umum?

Inflasi dapat terjadi di hampir semua sektor, produk maupun layanan. Beberapa perusahaan menuai hasil inflasi ini dengan membuat beberapa strategi baru agar masyarakat tidak mengalami hal ini lebih jauh lagi. Namun untuk penyebabnya sendiri bisa terjadi karena beberapa hal berikut:

  1. Dorongan Harga

Inflasi bisa saja terjadi ketika harga naik karena kenaikan biaya produksi untuk bahan baku dan upah pekerja meningkat, sementara permintaan barang tidak berubah dan cenderung menurun. Akibatnya, biaya produksi dibebankan kepada konsumen.

 

  1. Bencana Alam

Sadar atau tidak, setelah terjadinya bencana alam, biaya untuk bahan pokok juga akan meningkat. Ini karena bencana alam juga menjadi penyebab inflasi ekonomi. Karena jika bahan pangan rusak, maka petani akan memasang harga lebih tinggi lagi.

 

  1. Tarikan Permintaan

Selain dorongan permintaan, tarikan permintaan juga bisa menyebabkan inflasi. Ini adalah kondisi dimana permintaan konsumen yang sangat kuat untuk produk atau layanan. Jadi, dengan banyak yang meminta, harganya juga akan dipasang tinggi.

 

  1. Pasar Perumahan

Selanjutnya, penyebab inflasi juga bisa terjadi karena pasar perumahan yang mengalami pasang surut dalam beberapa tahun terakhir. Jika permintaan perumahan semakin tinggi, maka permintaan bahan baku banyak dan harga juga semakin mahal.

 

  1. Kebijakan Fiskal Ekspansi

Pemerintah juga dapat meningkatkan jumlah pendapatan untuk bisnis maupun konsumen. Jika pemerintah memotong pajak, maka ini membuat banyak sektor yang memanfaatkan ini untuk ekspansi. Sehingga barang juga berakhir lebih mahal.

Apakah sekarang Anda sudah tahu bagaimana inflasi bisa terjadi, bahkan di lingkungan kecil saja? Karena ini juga, nilai mata uang Anda lebih rendah daripada jumlah yang seharusnya. Namun, ada juga yang merasa beruntung setelah terdampak penyebab inflasi ekonomi.