Perbedaan Biaya Tetap, Biaya Tetap Total,

Perbedaan Biaya Tetap, Biaya Tetap Total, dan Biaya Variabel

Perbedaan Biaya Tetap, Biaya Tetap Total, dan Biaya Variabel

Mempelajari ekonomi dapat dimulai dengan mengetahui definisi dan perbedaan dari biaya tetap, biaya tetap total, dan biaya variabel. Meskipun memiliki pengertian yang hampir mirip, tetapi tetap saja ada yang berbeda antar ketiganya. Anda harus paham mengenai ini dulu.

Keuangan adalah salah satu sektor penting yang harus dipahami dan dikuasai oleh orang yang ingin sukses. Bukan dalam artian harus masuk ke ranah yang sangat dalam, melainkan lebih ke dasarnya saja. Salah satunya adalah mengetahui definisi istilah yang sering digunakan.

Istilah ini merujuk kepada saat Anda melakukan perhitungan. Misalnya dalam beberapa kasus, ada perhitungan yang membutuhkan 3 variabel, Anda harus mengetahui bahwa ini merujuk kepada biaya tetap, total, dan biaya variabel. Namun, ada saja yang belum tahu.

Padahal ini cukup penting untuk dikuasai. Semua ini memang terdengar serupa tetapi tetap saja ada perbedaan signifikan antara ketiga ini. Dan ini yang akan kami bahas pada kali ini dengan tujuan Anda tidak salah lagi dalam melakukan perhitungan biaya prinsip ekonomi.

Memahami Biaya Tetap, Biaya Tetap Total, dan Biaya Variabel

Untuk memberikan kemudahan setiap kali akan melakukan perhitungan, maka prinsip dasar ekonomi harus Anda kuasai. Alasannya adalah karena membuat otak Anda tahu jenis dan rumus mana yang akan digunakan saat melakukan perhitungan tersebut. Diantaranya:

  1. Biaya Tetap

Yang pertama akan dibahas dalam variabel ekonomi adalah biaya tetap. Secara singkat, biaya tetap adalah biaya yang wajib dibayar oleh sebuah perusahaan atau bisnis yang dibangun dalam jangka waktu tertentu, dan ada waktu khususnya.

 

Kita bisa ambil contoh uang sewa bulanan yang harus dibayarkan untuk tempat, alat, atau fasilitas yang mereka sewa. Biasanya, ini sudah terikat persyaratan kontrak yang telah disepakati kedua belah pihak. Jadi, harganya tidak akan naik atau turun lagi.

 

Karena sudah tetap, maka meskipun ekonomi sedang berada di kondisi tertentu, biaya yang harus dibayar tidak akan fluktuatif, kecuali bersedia untuk tanda tangan kontrak. Sehingga akuntan akan mempersiapkan biaya ini sebelum tanggal yang ditentukan.

 

  1. Biaya Tetap Total

Selanjutnya adalah soal total dari biaya tetap yang telah ditentukan itu. Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, ketiga variabel ini memiliki arti yang mirip satu sama lain. Namun, ada perbedaan yang membuat istilah umum mereka juga ikut berbeda.

 

Jadi, karena ada kata total, berarti adalah perhitungan tambahan dari biaya tetap dan biaya variabel, lalu apa itu biaya variabel? Itu yang akan kami bahas selanjutnya. Singkatnya, Anda menambah kedua variabel dan telah menjadi biaya tetap total.

 

  1. Biaya Variabel

Selanjutnya adalah soal biaya variabel. Sebelum masuk ke definisi terperincinya, kami coba membawa Anda ke contoh kasusnya terlebih dahulu. Misalnya, Anda memiliki bisnis yang harus mengeluarkan sebesar 100 ribu untuk memproduksi satu produk.

 

Namun, jika perusahaan memiliki jumlah pesanan yang lebih besar, ini juga berarti pengeluaran bulanan akan meningkat. Pesanan yang besar ini kemudian membuat para pekerja harus lembur dan Anda harus membayar upah tambahan untuk itu.

 

Sebaliknya, Anda juga akan menekan biaya pekerja dan fasilitas jika bisnis sedang tidak berjalan bagus. Jadi, biaya variabel ini adalah yang fluktuatif. Sehingga, nantinya jika ditambah dengan biaya tetap, ini akan menjadi total yang akan diperhitungkan.

 

Mau jadi ahli ekonomi tetapi masih belum mengetahui banyak hal tentang ini? Lebih baik Anda pelajari terlebih dahulu, tidak perlu hingga yang terlalu dalam, pelajari yang dasar dulu saja. Seperti kenali perbedaan biaya tetap, biaya tetap total, dan juga biaya variabel.