obat covid untuk anak

Obat Covid untuk Anak

Obat Covid untuk Anak Jika Dinyatakan Positif Virus Corona

Ada beberapa rekomendasi obat covid untuk anak yang dinyatakan positif setelah melakukan tes PCR atau Swab Antigen. Sebab, dosis untuk anak-anak tentu berbeda dengan orang dewasa. Selain itu, anak-anak tentu tidak ingin mengkonsumsi obat covid jenis tertentu.

Hal ini dikarenakan rasa dari obat tersebut cukup pahit. Sebagai orang tua, tentu wajib tahu daftar obat yang dianjurkan oleh dokter spesialis ketika anak Anda dinyatakan positif corona. Sebab, masih banyak orang tua justru memberi anak obat antibiotik tanpa resep dokter.

Hal tersebut cukup berbahaya bagi kesehatan sang buah hati. Mengingat, dosis antibiotik yang menjadi obat terapi covid ini cukup besar. Maka, hal tersebut bisa saja merusak organ tubuh anak apabila dikonsumsi secara berlebih tanpa anjuran dari dokter ahli.

Daftar Obat Covid untuk Anak yang Dinyatakan Positif Corona

Sebagai orang tua, tentu Anda harus selektif dalam memilih obat untuk sang buah hati yang dinyatakan positif virus corona. Memang, langkah pertama yang harus dilakukan oleh orang tua adalah menjalankan protokol isolasi mandiri.

Selain itu, lakukan observasi kadar oksigen dalam darah anak menggunakan Oximeter. Tujuannya agar anak tidak mengalami Happy Hypoxia. Selain itu, Anda dapat memberi obat terapi covid khusus untuk anak-anak. Diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Multivitamin

Apabila anak Anda berusia dibawah 17 tahun, maka disarankan untuk mengkonsumsi multivitamin saja. Anda bisa memberinya obat vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan zink. Tujuannya untuk meningkatkan imunitas.

Sebab, virus corona dalam tubuh bisa saja melemah karena imunitas dalam tubuh meningkat. Pastikan Anda menggunakan resep dokter untuk memberikan multivitamin tersebut.

  1. Obat Pereda Sakit Kepala dan Demam Tinggi

Obat covid untuk anak selanjutnya adalah Paracetamol. Paracetamol adalah salah satu jenis obat yang digunakan untuk meredakan gejala sakit kepala atau demam tinggi. Pastikan Anda memberikan obat tersebut ketika anak mengalami sakit kepala disertai demam tinggi.

Sebab, gejala covid-19 ini umumnya adalah demam tinggi yang disertai dengan sakit kepala. Jika tidak segera diberikan obat pereda demam dan sakit kepala, maka sang buah hati akan mengalami gejala yang lebih parah, seperti Happy Hypoxia.

 

 

Aturan Minum Obat Covid untuk Anak Selama Menjalani Isolasi Mandiri

Memang, dosis untuk anak-anak ini berbeda dengan orang dewasa. Jadi, perhatikan jumlah dosis obat untuk anak-anak yang dinyatakan positif corona. Bagi anak-anak yang berusia diatas 5 tahun dapat mengkonsumsi multivitamin sesuai dengan resep dokter dan disesuaikan dengan anjuran yang tertera pada kemasan produk.

Apabila anak-anak merasakan sakit kepala dan demam tinggi, maka disarankan mengkonsumsi obat antibiotik seperti paracetamol. Jika tetap merasa sakit kepala dan demam tinggi, maka silahkan berkonsultasi dengan dokter ahli.

Setelah itu, konsumsi obat dari resep dokter sesuai dengan aturan yang dianjurkan oleh dokter ahli. Lalu, berikan anak Anda makanan-makanan bernutrisi untuk meningkatkan imunitas tubuh agar segera dinyatakan negatif dari virus corona.

Sebagai orang tua, Anda disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter ahli untuk melakukan observasi lanjutan hingga dinyatakan negatif virus corona. Jadi, Anda tidak boleh sembarangan dalam memberikan obat covid yang dianjurkan untuk anak dengan usia dibawah 17 tahun.

Beberapa orang tua justru tidak paham betul jenis obat untuk anak-anak yang digunakan sebagai terapi ketika dinyatakan positif mengidap virus corona. Sebab, obat terapi covid bagi anak-anak yang melakukan isolasi mandiri ini berbeda dengan orang dewasa.

Hal ini disebabkan karena perbedaan dosis obat covid-19 antara orang dewasa dengan anak-anak yang berusia dibawah 17 tahun. Sebagai orang tua, Anda wajib tahu apa saja obat covid untuk anak yang direkomendasikan oleh dokter ahli.